oleh

Kotak dan Surat Suara di Gudang Logistik, Diduga Sengaja Dibakar

Pesisir Selatan (ClickNews.id) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pesisir Selatan (Pessel) belum bisa memastikan jumlah kotak dan surat suara yang terbakar di gudang logistik pemilu di Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Senin (22/4).

Dari keterangan KPU Pessel, ada sekitar 10 kotak suara yang terbakar dari 785 kotak suara yang tersimpan di dalam gudang itu. Hanya saja, Bawaslu Pessel belum bisa memastikan jumlah yang terbakar tersebut.

Ketua Bawaslu Pessel Erman Wardison menyampaikan, saya sudah menerima laporan bahwa ada kotak suara yang terbakar. Pada kejadian, saya juga berada di lokasi dan menyaksikan kejadian tersebut.

“Kita masih dalam tahap pengawasan terkait kotak suara yang terbakar. Saat ini kita masih berkoordinasi dengan KPU Pessel, untuk menentukan jumlah kotak suara yang terbakar”, ujar Erman Wardison.

Kita belum bisa menentukan berapa jumlah kotak suara yang terbakar, karena masih dalam pengawasan, jelas Erman Wardison.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesisir Selatan Epaldi Bahar menyampaikan, ada sejumlah kotak suara dan surat suara yang ikut terbakar. Diduga ada 10 kotak suara yang terbakar. Saya belum bisa memastikan kotak suara yang terbakar itu berasal dari TPS mana.

“Kami belum mengetahui kotak suara dari TPS mana saja yang terbakar. Kami masih berupaya untuk mencari tahu. Untuk mengetahui kotak suara dari TPS mana yang terbakar, maka pihaknya akan melakukan pengecekan kotak suara satu per satu”, ujar Epaldi Bahar.

Menurut keterangan saksi Ely (nama samaran) 44 thn menyampaikan, saya sedang berada di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP). Disaat kejadian di lokasi kebakaran, suasananya ramai oleh kerumunan massa pada Senin dini hari (22/4/2019).

ketika perhitungan suara sedang dilaksanakan saya melihat seseorang yang pergi ke arah gudang logiatik satu lagi. Saya tidak tau kalau pelaku tersebut berniat diduga sengaja membakar gudang tersebut, ucap Ely.

Disaat Gudang logistik terbakar, warga berusaha masuk ke gudang logistik tersebut dan ternyata pintunya tidak bisa dibuka. Diduga pintu tersebut sengaja di kunci dari dalam, jelas Ely.

Untuk menembus ruangan tersebut, ditempuh lewat jendela dengan cara memecahkan kaca gudang tersebut. Berselang kemudian armada dari unit pemadam kebakaran (damkar) datang di lokasi, yakni api sudah keburu padam.

Setelah api dipadamkan, warga mendapati botol yang diduga bekas isi bahan bakar minyak/BBM serta aromanya, bau bensin, terang Ely kepada Sejumlah awak media.***

Sumber : Tim Sekber

Editor : Ino

Komentar

News Feed