oleh

Tunggakan PJU Rp136 Miliar, Pemko Pekanbaru akan Bayar dengan Sistem Cicil

Pekanbaru, ClickNews.id – Hingga kini Pemko Pekanbaru masih memiliki tunggakan pembayaran lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) sekitar Rp136 Miliar kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Atas utang tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru akan melunasinya dengan sitem mencicil.

Hal ini disampaikan oleh Manager PLN UP3 Pekanbaru, Himawan Sutanto usai melakukan penandatanganan kesepakatan dengan Pemko Pekanbaru tentang besaran nilai tagihan penerangan jalan umum (PJU) Kota Pekanbaru, Selasa (11/2/2020).

Ia mengatakan utang tersebut adalah tunggakan bayar di tahun 2018 tepatnya bulan Juli hingga Desember. Kemudian tunggakan tahun 2019 dari bulan Januari sampai Agustus.

“Totalnya Rp136.974.190.734,” ujar Himawan, Selasa (11/2/2020).

Ia menjelaskan Pemko Pekanbaru sudah ada kesepakatan untuk melakukan pembayaran. Pemko juga sudah mempunyai skenario pembayarannya seperti apa, agar pembayaran yang rutin tetap jalan dan tunggakan tetap dibayar.

“Untuk pembayaran bulan-bulan selanjutnya ya harapan kita tepat waktu. Dan memang batas waktu pembayaran listrik setiap bulannya ya sama dengan yang lain. Jadi memang tak ada bedanya,” Cakapnya.

Sementara itu, Asisten II Setdako Pekanbaru, El Syabrina mengatakan, bahwa Pemko Pekanbaru setiap bulannya akan membayar cicilan tunggakan PJU ini.

“Nanti pembayarannya akan bertahap atau kami cicil setiap bulan sesuai kemampuan keuangan daerah. Kami akan memenuhi komitmen ini agar tidak ada lagi pertikaian antara Pemko Pekanbaru dan PLN. Untuk jumlah cicilan bulanannya juga tidak flat ya. Kalau keuangan kita lagi banyak ya kita cicilnya lebih banyak dan sebaliknya,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, mantan Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disperindag) Kota Pekanbaru tersebut juga mengingatkan masyarakat agar tidak memasang lampu PJU sembarangan.

“Jadi kalau ingin masang lampu jalan atau pasang lampu di depan rumahnya harus ada rekomendasi dari Pemko dalam hal ini Dishub. Hal ini agar pembengkakan tagihan tidak terjadi lagi,” tukasnya.

Sumber: Cakaplah.com

Komentar

News Feed